BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atau Pemprov Kalsel melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Provinsi Kalsel terus memperkenalkan kesenian dan kebudayaan yang dimiliki Banua kepada generasi muda.
Hal ini disampaikan oleh Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Kalsel, Suharyanti bahwa kunjungan sekolah ke Taman Budaya, merupakan salah satu cara Pemprov Kalsel dalam memperkenalkan seni dan budaya sejak dini.
# Baca Juga :Usai Dilantik, Pemprov Kalsel Ingin Pengurus BKPRMI Memperluas Jaringan Kerjasama dengan Berbagai Pihak
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Bangun Jembatan Tambak Baru Ilir, Tujuannya untuk Memecah Kemacetan
# Baca Juga :Tahun Ini, Pemprov Kalsel Akan Bangun Infrastruktur SMK Diseluruh Kalsel, Ini Daftar Sekolahnya
# Baca Juga :Lantik 123 Lingkungan Pejabat Pemprov Kalsel, Paman Birin Ingatkan Soal Evaluasi Target Kinerja
“Alhamdulillah, dari data yang kami miliki mulai Januari hingga Februari sudah ada 364 kunjungan mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas,” ucapnya ditemui di Banjarmasin, Kamis (15/2/2024).
Ia menerangkan, dalam kunjungan sekolah, mereka dibawa mengunjungi ke Gumilang Kaca, Bengkel Lukis, kemudian Gedung Balairung Sari untuk diberikan materi, lalu ke Galeri Seni dan mereka diperkenalkan beragam alat musik tradisional seperti Gamelan dan Angklung.
Selain memperkenalkan alat musik, pihaknya juga mengajak para generasi muda untuk bermain permainan tradisional seperti permainan Balogo, enggrang dan bakiak.
“Kami ingin para generasi muda bisa mengenal alat musik dan permainan tradisional di Banua secara langsung,” terangnya.
Januari-Februari Ada 364 Kunjungan Sekolah ke Taman Budaya, Berikan Edukasi Seni dan Budaya







