PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Pesta demokrasi memang cukup menyita tenaga dan pikiran para penyelenggara pemilu, seperti yang dirasakan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Hal itu karena mereka ujung tombak pelaksanaan pemilu, termasuk pada pemilu serentak 2024 ini. Puncaknya baru saja berlalu yakni pada Rabu (14/2/2024) lalu.
Pantauan di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, Kamis (15/2/2024), pada hari yang sama hampir seluruh KPPS di Tala telah menuntaskan perhitungan suara. Namun masih ada juga yang belum selesai.
# Baca Juga :Kasus Bullying Makan Korban, Remaja di Tanah Laut Ditemukan Gantung Diri, Takut Melihat Orang Lain
# Baca Juga :Pengurus Cabang HPPMTL Seluruh Kalsel dan Tanah Laut Resmi Dilantik, Pj Bupati Inginkan Perubahan
# Baca Juga :RKPD Tanah Laut 2025 Bahas Belasan Isu Strategis, Bupati Syamsir: Agar Tak Jadi Catatan Tanpa Makna
# Baca Juga :Kejati Kalsel Inspeksi Kejari Tanah Laut, Lakukan Pemeriksaan dari Keuangan hingga Kondite
Contohnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 dan 4 di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin. Penghitungan suara di dua tempat ini baru selesai pada esoknya, Kamis (15/2/2024).
Penghitungan suara di TPS 4 selesai sekitar pukul 08.00 Wita, sedangkan di TPS 3 selesai sekitar beberapa puluh menit setelahnya.
Ketua KPPS 3 Supriyanto dan Ketua KPPS 4 Fima Ani bersama anggota pun begadang semalam suntuk. Begitu pula Ketua PPS Sungai Bakar Didiyani dan anggota.
Tak terkecuali jajaran pengawas dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tala dan para saksi dari partai politik peserta pemilu.
Sejumlah warga sekitar juga terpantau turut menyaksikan penghitungan suara tersebut dari luar tenda TPS.
Wajah-wajah lelah terlihat jelas dari mereka. Namun semuanya tetap tersenyum dan penuh semangat dan kadang bercanda agar suasana tidak tegang.
“Tak mengapa kami begadang semalam tanpa tidur sama sekali. Semua ini ikhlas kami lakukan demi negara dan demi suksesnya pemilu,” ucap Didiyani saat ditemui di TPS 4.







