Berdasar data dihimpun Sabtu (17/2/2024), tempat tinggal warga miskin ekstrem tersebut berada di lingkungan RT 05 Dusun 02 Desa Batilai.
Menjangkaunya mesti menapaki jalan perkerasan, berbatu, dan kian jauh makin menyempit berupa jalan setapak.
Kepala Desa Batilai Hujaini yang baru sekitar satu bulan setengah dilantik, begitu mendapat laporan kehidupan warga miskin ekstrem tersebut, langsung menyambanginya bersama Sekretaris Desa Siti Azkia, Ketua RT 5 Baijuri dan aparatur desa lainnya, Jumat siang kemarin.
Kedatangan rombongan kades tersebut membuat Saipullah terharu. Ia juga sangat berterimakasih kepada Kades yang begitu peduli dan akan mengupayakan bantuan untuknya.
Pada pertemuan itu terungkap, Saipullah ternyata masih tercatat sebagai warga Desa Ranggang, Kecamatan Takisung. Ini merupakan desa tetangga.
Karena itulah ia tak mendapatkan program bantuan pemerintah dari Pemdes Batilai karena secara administratif bukan warga Batilai.
Sebelum menetap di Batilai, Saipullah menetap di Desa Swarangan Kecamatan Jorong. Namun ia kelahiran warga Ranggang.
Mengetahui hal tersebut, Hujaini pun langsung menawarkan kepada Saipullah untuk pindah status domisili menjadi warga Batilai.







