“Kalau tercatat sebagai warga Batilai, tentu kami bisa memasukkan nama Pak Saipullah ke dalam program bantuan pemerintah di desa kami,” ucap Hujaini.
Saipullah pun senang dan berterimakasih atas kebaikan Kades Batilai itu. Apalagi Kades langsung memerintahkan aparatur desa untuk membantu pengurusan administratif perpindahan alamat tersebut.
Mengenai penghasilannya, Saipullah mengatakan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Meski kerap makan tanpa lauk, namun setidaknya ia masih bisa mencukupi dua kali makan anggota keluarganya dalam sehari.
Lahan garapanya memang tak luas sehingga hasilnya pun tak seberapa. Dirinya juga sembari menabung untuk melunasi lahan yang ia beli tak jauh dari gubuknya.
Sementara itu sang istri, Siti Aminah, menuturkan saat hujan dan malam datang kerap kedinginan karena sebagian atap bolong.
Selain itu dinding daun nipah sebagian juga bolong sehingga angin malam bebas masuk ke dalam rumah.(kalimantanlive.com/syahza rei maghribbi)
editor : NMD







