Sebelumnya, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan bahwa harga BBM non subsidi pada bulan Februari tidak ada perubahan alias masih sama dengan Januari 2024.
Hal ini berdasarkan evaluasi berkala yang mengacu kepada formula penetapan harga sesuai Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formulasi harga JBU atau BBM non subsidi.
“Harga BBM non subsidi memang sesuatu yang dievaluasi berkala, penyesuaian harga naik, penyesuaian harga turun, maupun harga tetap dipertimbangkan seluruh badan usaha sesuai regulasi yang berlaku,” terang Irto dalam keterangan resminya, beberapa waktu lalu.
Harga di atas berlaku untuk wilayah Jawa dan wilayah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen.
“Ini adalah wujud penyaluran dan penyediaan BBM berdasarkan prinsip Availability, Accessibility, Affordability, Acceptability dan Sustainability, bagaimana Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga menetapkan harga yang kompetitif bagi masyarakat sekaligus memastikan distribusi hingga pelosok negeri tetap dapat dilakukan dengan maksimal,” pungkas Irto.
Harga BBM Non-subsidi saat ini:
- Pertamax Rp 12.950 per liter
- Pertamax Green 95 Rp 13.900 perliter
- Pertamax Turbo Rp 14.400 per liter
- Dexlite Rp 14.550 per liter
- Pertamina Dex Rp 15.100 per liter.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber










