Sementara itu, Kolonel Inf Arman Aris Sallo mengatakan kegiatan yang dilaksanakan di Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, menyasar pada pelibatan pembangunan 6 jenis jembatan kayu dengan berbagai ukuran, Poskamling, musholla, MCK, dan tempat wudhu.
“Selain itu, ada kegiatan non-fisik seperti penyuluhan narkoba dan hukum, serta peluang bagi masyarakat yang ingin bergabung dengan TNI atau Polri,” bebernya.
TMMD Ke-119 di Kota Banjarmasin ini juga dianggap sebagai operasi bakti dengan batas waktu 30 hari, dimulai pada tanggal 20 Februari dan berakhir pada tanggal 20 Maret.
Ia pun mengharapkan kegiatan ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Kota Banjarmasin.(Kalimantanlive.com/Lina)
Editor : NMD









