BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus berupaya melakukan pencegahan korupsi bagi SKPD dalam penyelenggaraan pemerintahan melalui perbaikan sistem, salah satunya Monitoring Center for Prevention (MCP).
“Maka dari itu, kami minta SKPD lingkup Pemprov Kalsel bisa mengoptimalkan koordinasi bersama Inspektorat Daerah dalam mencegah tindak pidana korupsi,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar usai Rapat Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Pemenuhan MCP, di Ruang Rapat Aberani Sulaiman Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (26/2/2024).
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Suksesl Tanam 1.000 Bibit Eucalyptus dan Pulai di Forest City, Ini Kata Kadishut
# Baca Juga :Horee! Jalan ke Wisata Tahura Bakal Mulus, Pemprov Kalsel Selesaikan Perbaikan Jembatan dan Jalan
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Tetap Melayani Pimpinan dan Anggota DPRD Meski Tinggal Menghitung Hari
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Upgrade Sistem Keamanan Informasi Demi Antisipasi Serangan Hacker
Disampaikan Roy, rapat monitoring dan evaluasi MCP seperti ini memang harus dilakukan secara rutin untuk memantau perkembangan capaian dalam menentukan langkah percepatan pemenuhan indikator-indikator yang telah ditetapkan pada delapan area intervensi MCP KPK.
“Alhamdulillah, SKPD terkait yang bertanggung jawab pada pemenuhan indikator-indikator yang sudah ditetapkan hadir dan hanya beberapa hal saja yang perlu kami tingkatkan penginputannya,” ungkap Roy.
Roy pun meminta, kepada SKPD yang bertanggung jawab memenuhi indikator-indikator tersebut punya keseriusan dan komitmen untuk segera melaksanakan apa yang menjadi dokumen-dokumen pendukung untuk memastikan persentase nilai dari setiap indikator itu bisa meningkat di akhir tahun nantinya.










