Lanjut Aditya, pertumbuhan penduduk di Kota Banjarbaru tinggi dikarenakan migrasi, sebab menjadi Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan. Namun untuk pertumbuhan karena kelahiran tidak begitu tinggi di Banjarbaru.
Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin saat meninjau pelaksanaan pemasangan Implan 1 Batang. Foto – Yudhis
“Jenis kontrasepsi ini memiliki keefektifan untuk mempercepat penurunan angka kelahiran, serta dalam rangka pemakaian efektif dan aman dalam jangka waktu yang lama. Disisi lain kasih sayang dan kebutuhan finansial untuk anak bisa lebih dimaksimalkan,” ujarnya.
MJKP Implan 1 Batang menawarkan metode kontrasepsi yang efektif, praktis dan relatife terjangkau bagi perempuan yang ingin merencanakan keluarga. Untuk itu, Pemerintah Kota Banjarbaru akan terus menggelar berbagai program edukasi dan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga.
Masyarakat Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan diharapkan akan memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan, serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.(mediacenter.banjarbarukota.go.id)
editor : NMD







