Inflasi Kalsel Terus Terkendali, Suparmi: HSS, Tanah Bumbu, dan Batola Miliki IPH Terendah

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Hingga Minggu ke IV bulan Februari 2024, Pemerintah Kalimantan Selatan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalsel terus berupaya menjaga stabilitas perekonomian di daerah, upaya tersebut membuahkan hasil sehingga di pekan ini inflasi Kalsel terkendali.

“Alhamdulilah Minggu IV, inflasi Kalsel terus terkendali, dan ada poin-poin positif untuk rakor pada kali,” sebut Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Suparmi usai mengikuti Rapat Koordinasi Inflasi Daerah Mingguan bersama Kemendagri secara virtual, Senin (26/02/2024).

# Baca Juga :Inflasi Kalsel Oktober 2023 Terkendali, Pemprov Kalsel: Beras dan Daging Ayam Jadi Pendorong

# Baca Juga :Kabar Gembira Angka Inflasi Kalsel 3,93 Persen, Raudatul Jannah : Disyukuri dan Jadi Motivasi Pengendalian Inflasi

# Baca Juga :Inflasi Minggu Kedua 2023, Suparmi: Inflasi Kalsel Terkendali Berkat Komoditas Ini

# Baca Juga :Terungkap dalam Rakor dengan Mendagri Tito, Ternyata Tiket Pesawat & Daging Picu Inflasi Kalsel

Ia menyebutkan salah satu poin dari rakor tersebut yang memberikan nilai positif yakni posisi inflasi Kalsel, khususnya untuk beras berada diposisi terendah di zona B, serta Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kalsel berada di urutan kedua terendah nasional.

“Kemudian untuk tingkat provinsi, kita ada tiga kabupaten dengan IPH terendah yakni, Hulu Sungai Selatan (HSS), Tanah Bumbu, dan Barito Kuala (Batola). Ini karena sinergi yang sangat solid dan tentunya atas komitmen Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor untuk mengendalikan inflasi di Kalsel,” lanjut Suparmi.

Rakor kali ini juga dihadiri oleh jajaran TPID Kalsel lainnya, seperti Kepala Wilayah Bulog Dadi Satrio, perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia, BPS, Kadin, dan lainnya.