Dengan menggunakan selang BBM dari motor metik dialihkan korban ke jerigen dengan penerangan lilin sehingga api lilin menyambar BBM.
“Atas kejadian tersebut kedua korban ikut terbakar,” ungkap Joko.
Kedua korban sudah dilakukan perawatan di RS Pertamina, Sudarto mengalami luka bakar pada bagian Tangan sedangkan Hernawati mengalami luka bakar di bagian kedua tangan dan kedua kaki.
Ditambahkan Joko, api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian oleah Unit Pemadam pihak Pertamina, BPBD Tabalong serta UPBS gabung wilayah tengah.
“Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut sedangkan kerugian material ditaksir sejumlah Rp 70 juta berupa satu buah warung dan satu motor metik,” tambahnya.(Kalimantanlive.com/ A Hidayat)
Editor : NMD







