Jadi Pemateri di BPSDM Kemendagri, Bupati Balangan Jelaskan Terkait Best Practice, Apa Itu?

Lebih lanjut Abdul Hadi mengatakan, usaha lain yang dilakukan dalam menumbuhkan budaya inovasi di daerahnya adalah memotivasi seluruh perangkat daerah, agar terus semangat berinovasi dan memberikan reward bagi 6 pemenang Lomba Inovasi Balangan (Bailang), berupa uang pembinaan yang berkisar 5 juta s.d. 40 juta rupiah.

Bahkan, ada hadiah utama bagi 5 pemenang, yakni Hadiah Umroh, dengan catatan, Balangan masuk dalam 10 besar Kabupaten Terinovatif Nasional.

Selesai paparan, beberapa peserta diklat yang antusias mengikuti materi Best Practice mengajukan berbagai pertanyaan dalam sesi tanya jawab, terkait inovasi yang dikembangkan di Kabupaten Balangan.

Nia Kania, peserta yang merupakan salah seorang Kepala Dinas di Kota Banjar Provinsi Jawa Barat menanyakan tentang inovasi Sanggam Babungas dan Sanggam Bakabun, apakah bisa terlaksana dengan lancar, mengingat pengalaman di daerah pernah terjadi kredit macet.

Menanggapi hal tersebut, Abdul Hadi mengatakan bahwa masyarakat Balangan secara umum memiliki karakter yang agamis, sehingga ketika pinjaman bank yang berbunga masyarakat enggan untuk meminjam dana. Adanya kredit tanpa bunga disambut dengan antusias dan ketika mereka berhutang, tidak ada kredit macet, sehingga ditambah lagi modal untuk digulirkan.