TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tabalong memastikan penggunaan revisi Buku Kesehatan Anak dan Ibu (KIA) tahun 2023 tepat sasaran.
Hal itu dilakukan dengan menggelar sosialisasi revisi Buku KIA 2023 bagi kader posyandu se-Tabalong berlangsung di Gedung Informasi Pembangunan, Rabu (28/02/2024).
# Baca Juga :Disdikbud Ingin SMKS Tabalong Siap Bersaing Hadapi Tantangan Pasar Kerja
# Baca Juga :Sekda Tabalong Minta PPPK dan CPNS Baru Jadi Pelayan Masyarakat yang Baik
# Baca Juga :Pria Warga Muara Uya Tabalong Dibekuk Polisi, Ditemukan 3,05 Gram Sabu di Rumahnya
# Baca Juga :Ceroboh saat Melangsir BBM, Warung di Tabalong Ludes Dilalap Si Jago Merah, Pasutri Alami Luka Bakar
“Jadi kader-kader posyandu yang hari ini kita berikan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan terkait revisi buku KIA ini,” ungkap Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Tabalong, Catur Yudha Murtopo.
Yudha menjelaskan, ada beberapa informasi-informasi yang mengalami perubahan untuk penyempurnaan khususnya bagi para ibu hamil.
Salah satu perubahan dalam isi buku KIA ini seperti untuk kegawatdaruratan yang sebelumnya jika terdapat tanda-tanda bayi mengalami gejala-gejala berbahaya bisa dapat di bawa ke fasilitas layanan kesehatan umum.
“Sekarang tidak lagi seperti dulu di bawa ke fasilitas kesehatan umum namun kalau sekarang sudah melihat ada tanda-tanda gejala bahaya pada bayi maka langsung di bawa ke rumah sakit,” jelasnya.







