BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Menjelang Ramadan 1445 Hijriah, Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel memastikan harga dan stok beras di pasaran saat ini masih berlimpah dan relatif stabil.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang PPDN Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel, Sutikno dalam kegiatan Focus Group Disscussion dengan tema “Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan Melalui Penguatan Ketersediaan Beras Menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Pasca Pemilu di Provinsi Kalsel” di Banjarmasin, Kamis (29/2/2024).
# Baca Juga :Tanah Bumbu Masuki Masa Panen Padi, Kepala DKPP Hairuddin Berharap Bisa Stabilkan Harga Beras
# Baca Juga :BEM Politala Pantau Harga di Pasaran, dari Beras Pulau Jawa Naik Lokal Tetap, Kondisi Stok?
# Baca Juga :Harga Komoditas Beras Naik di Pasar Tanjung, DKUPP Tabalong Sebut Ada Sejumlah Faktor
# Baca Juga :Janji Kendalikan Harga Bahan Pokok, Disdag Kalsel Sebut Beras Unus, Mutiara & Siam Masih Mahal
Ia mengatakan berdasarkan hasil pemantauan pihaknya di 13 Kabupaten/Kota di Kalsel saat ini sejumlah kondisi bahan pokok masih aman dan keadaan stabil.
“Bergejolak, harga masih stabil, stok ditingkat distributor dan pedagang saat ini masih dalam keadaan dinamis,” ujar Sutikno
“Apalagi beras, di Kalsel beras kita masih bisa disuplay sekitar 10 persen, dari beras Jawa dan Thailand yang di distribusi Bulog kurang lebih 20 ribu ton per tahun itu memberi back up untuk permasalahan beras di Kalsel,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sutikno mengatakan bahwa kondisi tersebut benar-benar dipastikan kondusif sebelum pemilu lalu.
“Semoga harga bahan pokok di Kalsel bisa terus kondusif, aman dan terjangkau untuk masyarakat kita,” harapnya.










