2 Pekan Operasi Kewilayahan Keselamatan Digelar di Tanah Laut, Ini Lokasi yang Disasar Petugas

PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Stakeholder terkait berkumpul di halaman Mapolres Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (2/3/2024) pagi.

Di antaranya ada unsur dari TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, pelajar, dan relawan.

Mereka mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan Keselamatan 2024 sekaligus Apel Pencanangan Aksi Keselamatan Jalan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

# Baca Juga :Polres Tala Musnahkan Sabu dengan Tersangka 12 Lelaki dan 1 Perempuan, Juga Ungkap Pembuat SIM Palsu

# Baca Juga :Sepekan Jalani Perawatan di RS, Ketua KPPS Sabuhur Didatangi Petinggi Polres Tala, Ini yang Berikan

# Baca Juga :Petinggi HPPMTL dan PMII Datangi Polres Tala, Kapolres: Membangun Hubungan Saling Menguntungkan

# Baca Juga :Awas Jangan Gunakan Lagi Knalpot Blong, Polres Tala Gencarkan Razia Benda Bersuara Bising Ini

Apel Gelar Pasukan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Tala Kompol Andri Hutagalung. Tamu undangan penting juga hadir seperti Kepala Dishub Tala Danoe Sulaiman, Kasatpol PP dan Damkar Tala M Kusri, Kadinkes Tala Dr Hj Isna Farida. Juga hadir perwakilan PN Pelaihari dan dari instansi lainnya.

Operasi itu digelar selama dua pekan mulai hari ini. Lokasi yang disasar adalah seluruh wilayah Tala. Tak hanya di Kota Pelaihari, tapi juga hingga di kecamatan-kecamatan lainnya.

Wakapolres Tala Kompol Andri Hutagalung kepada wartawan seusai memimpin Apel Gelar Pasukan tersebut menyebutkan ada sebelas item sasaran pada Operasi Kewilayahan Keselamatan Intan 2024.

Apa saja? Antara lain yaitu pengendara yang masih di bawah umur, membonceng lebih dari satu orang, tidak mengenakan helm SNI dan tidak menggunakan safety belt, berkendara sambil main HP atau ponsel.

Kemudian, berkendara dalam pengaruh minuman beralkohol, melawan arus, melebihi batas kecepatan, over dimensi dan overload.

Secara umum, Andri mengatakan tujuan utama Operasi Kewilayahan Keselamatan Intan 2024 adalah untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.