Kondisi dimana tercukupinya sandang, pangan dan rasa aman, serta pada tahun 2045 di harapkan dapat menghasilkan generasi emas yang menjadikan indonesia sebagai negara unggul dan maju di dunia.
Berdasarkan survei status gizi balita pada tahun 2022, jelas dia, prevalensi stunting indonesia adalah sebesar 21,6% kalimantan selatan 24,6 % dan kotabaru 31,6%.
Dengan harapan upaya-upaya perubahan prilaku yang kita lakukan tidak hanya pada kegiatan malam ini, juga bis aterus dilakukan secara berkesinambungan sehingga percepatan dapat segera kita capai.jelasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten bidang pemerintahan dan kesejahteraan,Forkopimda,perwakilan BKKBN provinsi kalsel,perwakilan BKKBN Kaltim serta SKPD terkait dan camat.(Kalimantanlive.com/Siti Rahmah)
Editor : NMD








