Pemko Banjarmasin Gelar Advokasi Keamanan Pangan, Ini Tujuannya

Dalam laporan Leonard Duma, saat ini belum ada kasus keracunan pangan di Banjarmasin, namun ada indikasi penggunaan formalin pada beberapa produk, terutama kripik, kerupuk, dan bakso. Lantas, Ia juga menyoroti penggunaan MSG, borax, pentol, dan pewarna makanan sebagai indikasi potensial dalam jajanan sekolah.

“Ya, perlunya pemeriksaan lebih lanjut di beberapa kelurahan dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya-bahaya tersebut, tetapi jangan langsung menghakimi tanpa pengujian yang tepat,” tutupnya.(Kalimantanlive.com/Lina)

Editor : NMD