Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Wali Kota Banjarmasin, TPID dan Forkopimda Turun ke Pasar

Ia juga menekankan bahwa pemerintah terus berupaya mengendalikan inflasi dan mencegah lonjakan harga yang tidak terkendali. Mereka terus memantau situasi melalui aplikasi dedikasi BAIMAN dan melakukan operasi pasar atau pasar murah jika diperlukan agar stok barang tetap mencukupi untuk masyarakat.

“Hingga saat ini, harga barang masih stabil, dan stok di Bulog terbilang aman dengan cadangan beras mencapai 12 ribu ton untuk dua bulan ke depan,” sebutnya.

Untuk memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok, Pemerintah Banjarmasin telah mengambil langkah-langkah seperti operasi pasar, pasar murah, dan memberdayakan CSR.

Terakhir, H Ibnu Sina menyampaikan bahwa meskipun terjadi kenaikan harga telur itik, stok dan suplai masih terjamin. Pihaknya menganggap kenaikan tersebut sebagai hal wajar menjelang bulan puasa dengan meningkatnya permintaan untuk kebutuhan kue dan masakan tradisional.

“Kemudian telur itik utama, tadi dari 2.500, menjadi 3.000 rupiah, tapi memang ada kualitas, ada harga yang penting supply masih ada, stok ada. Kenaikan itu hal wajar karena jelang bulan puasa, permintaan pasti meningkat,” tandasnya.(Kalimantanlive.com/Lina)

Editor : NMD