Selain itu, Ia juga memprediksi bahwa jemaah haul yang datang kali ini akan lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.
“Makanya kami semaksimal mungkin untuk bersiap. Kepada jemaah juga tetap mematuhi arahan dan imbauan dari para relawan haul,” jelasnya.
Nidauddin menjelaskan, sementara area kubah akan dibuka pada acara inti, sesudah salat Maghrib dilaksanakan. Jemaah yang ingin mengikuti rangkaian haul di dalam kubah juga dipersilahkan untuk masuk.
Kemudian terkait tamu VIP atau undangan, Nidauddin mengatakan bahwa pihak keluarga tidak mengeluarkan undangan. Namun demikian jika ada para ulama atau para habib yang datang, maka akan diberikan akses sebagai upaya menghormati mereka.
“Begitu juga kalau ada pejabat. Mungkin akan dibantu juga supaya nyaman dalam mengikuti haul,” tutupnya.
Adapun diketahui, pelaksanaan haul ulama yang akrab disapa Guru Zuhdi atau Abah Haji itu sendiri akan dimulai sesudah salat Maghrib berjamaah.
Ibadah salat Maghrib sendiri akan terbagi menjadi dua, yakni di halaman kubah Guru Zuhdi dan di Masjid Jami Banjarmasin. (Kalimantanlive.com/Ilham)
Editor : NMD







