Tak Hanya Jalur Darat, Jamaah Haul ke-4 Guru Zuhdi juga Berdatangan Lewat Jalur Sungai

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Tak hanya melalui jalur darat, kedatangan para jamaah haul ke 4 KH Ahmad Zuhdiannor atau Guru Zuhdi sebagian besar juga menggunakan perahu mesin (Kelotok) lewat jalur sungai Martapura, yang kini mulai berdatangan, Kamis (7/3/24) sore.

Pantauan di lapangan, terlihat puluhan kelotok yang ditumpangi ratusan jamaah sudah merapat di kawasan pinggiran sungai di kawasan Surgi Mufti.

“Para jamaah yang datang ini adalah dari berbagai tempat seperti dari Tabunganen, Aluh-aluh, Sungai Tabuk, dan juga daerah lainnya,” ujar Seorang Relawan, Udin.

Ia mengatakan, untuk jamaah sendiri sudah mulai berdatangan sejak pukul 14.00 Wita.

“Untuk jumlah jamaah setiap klotoknya tidak bisa dikirakan, karena rata-rata berombongan satu kapal, biasa sampai 50-70 orang,” jelasnya.

Sementara itu, salah warga asal Tabunganen, H Adul mengatakan, dirinya sendiri berangkat dari Tabunganen sejak pukul 13.00 Wita, dan menuju ke Kota Banjarmasin untuk mengikuti haul Guru Zuhdi.

“Jam 1 saya sudah mulai mengambil para jemaah yang ingin pergi ke Haul Guru Zuhdi,” ucap H Adul, sopir kelotok.

Ia mengatakan, untuk jamaah yang ikut dalam kapal yang dirinya kendarai kurang lebih sekitar 90 orang.

“Kapal saya saja penuh dari bawah sampai atas, semuanya penumpang yang ingin pergi ke haul. Bersamaan dengan saya tadi juga masih ada 3 kapal, dan itu juga penuh semua juga,” ujarnya.

Bahkan kata, Abdul sampai saat ini juga masih ada jamaah yang belum bisa berangkat karena kapal-kapalnya sudah penuh.

“Saat ini juga masih banyak kapal-kapal yang masih dijalan menuju ke lokasi haul. Ini saja ada yang baru datang, dan yang dijalan juga masih ada,” pungkasnya.(kalimantanlive.com/Kamil)