Di samping itu, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Thambrin mengatakan bahwa pemantauan hilal ini dilaksanakan di 134 titik di Indonesia, khsususnya di Kalimantan Selatan.
BACA JUGA:
719 Jemaah Haji Wafat di Arab Saudi, Kemenag Kalsel: Embarkasi Banjarmasin 17 Orang
Ia memastikan jika hasil pemantauan di Kalsel, hilal tidak terlihat. Bukan hanya karena berada dibawah 3 derajat, melainkan kondisi langit pada sore hari di Banjarmasin tertutup awan.
“Ketentuannya 3 derajat, maka kalau tidak terlihat berarti potensi hari Selasa (awal Ramadhan),” jelasnya.
“Tapi kita tunggu saja pengumuman resmi Menteri Agama yang memutuskan awal Ramadhan,”tambah Thamrin.
Menurut Thambrin, potensi perbedaan penentuan awal Ramadhan 1445 hijriah di Indonesia kemungkinan ada.
Sehingga ia pun mengimbau agar umat Islam di Kalimantan Selatan bisa untuk saling menghormati.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor : elpian







