Dispar Tala Ingatkan Pengunjung Pantai Tak Berenang, Pencarian Santri Tenggelam di Pantai Batakan Baru Berlanjut

PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM– Insiden tenggelam dan hilangnya seorang pengunjung di Pantai Batakan Baru, Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Sabtu (9/3/2024) sore lalu menjadi atensi khusus pemerintah daerah setempat.

Dinas Pariwisata (Dispar) Tala mengingatkan para wisatawan yang bersantai di objek wisata pantai di daerah ini diminta menahan diri dan tidak berenang. Pasalnya, gelombang di lautan masih cukup besar.

# Baca Juga :UPDATE Santri Tenggelam di Pantai Batakan Baru, Awalnya 2 Tenggelam Tapi Cuma 1 Bisa Diselamatkan

# Baca Juga :KRONOLOGI Santri Asal Banjarmasin Tenggelam di Pantai Batakan Baru, Polres Tala: Ombak Lumayan Besar

# Baca Juga :BREAKING NEWS Santri Asal Banjarmasin Tenggelam di Pantai Batakan Baru Tanah Laut

# Baca Juga :Tenggelam saat Bermain di Sungai Alalak, Bocah 4 Tahun Ditemukan Tim Relawan Banjarmasin Meninggal Dunia

“Kita setelah kejadian langsung mengutus tim gabungan untuk menyisir pantai untuk evakuasi dan menyerukan kepada pengunjung agar tidak berenang dulu karena gelombang masih tinggi,” ucap Plt Kepala Dispar Tala, Muhammad Syahid, Senin (11/3/2024).

Terpisah, pengelola Pantai Batakan Baru yakni Hasanul mengatakan pascakejadian pihaknya melarang pengunjung berenang pada jam-jam rawan yakni saat air laut mulai pasang besar sekitar pukul 15.00 Wita hingga malam.

Pihaknya menggunakan pengeras suara keliling pantai menyerukan kepada semua pengunjung untuk menaati seruan tersebut. Hal ini dikarenakan gelombang masih besar saat pasang besar air laut.

Sedangkan saat pagi hingga tengah hari dikatakannya kondisi perairan laut cukup teduh. “Kalau pagi ya masih aman saja untuk berenang karena teduh air lautnya, pas surut juga,” kata Hasanul.

Kapolres Tala AKBP Muhammad Junaeddy Johnny melalui Kasatpolairud Polres Tala, Iptu Khairin Aplani menuturkan pencarian belum membuahkan hasil. Korban tenggelam belum ditemukan.

Karena itu pencarian dilanjutkan lagi hari ini. Upaya pencarian langsung dilakukan tak lama setelah korban hilang tenggelam di Pantai Batakan Baru pada Hari Sabtu sore dua hari yang lalu.

Korban yakni Muhammad Balya yang masih berusia sekitar 17 tahun. Pelajar/santri ini diketahui merupakan warga Jalan Mahligai, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.