Plt Kepala Disdukcapil, Hj Ellyannor mengatakan, dengan adanya inovasi ini dapat meningkatkan kepemilikan Akta Kelahiran, sehingga bayi lahir cepat terdaftar dan memiliki akta lahir dengan lebih mudah dan cepat.
Inovasi ini sudah berjalan selama dua tahun dan akan terus dikembangkan ke fasilitas kesehatan lainnya seperti Puskesmas dan Praktek Bidan Mandiri di Balangan.
“Saya harap Disdukcapil melalui inovasi Lasungku Talu dapat memberi manfaat sekaligus kebahagiaan bagi orang tua bayi setelah pulang keluar dari rumah sakit dengan membawa bayi sekaligus akta kelahiran, Kartu Keluarga dan KIA,” harap Ellyannor. (Kalimantanlive.com/Kamil)
Editor : NMD










