PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM– Nasib seorang pengunjung Pantai Batakan Baru, Muhammad Balya (17), yang hilang tenggelam pada Hari Sabtu sore yang lalu hingga sekarang belum diketahui.
Kerja keras Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan yang melakukan pencarian sejak Sabtu sore lalu belum membuahkan hasil.
Rabu (13/3/2024) hari ini Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian, baik menyisir perairan laut setempat maupun penyisiran di daratan di pesisir pantai setempat.
# Baca Juga :Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Santri yang Hilang di Pantai Batakan Baru hingga Pantai Batu Lima Takisung
# Baca Juga :Dispar Tala Ingatkan Pengunjung Pantai Tak Berenang, Pencarian Santri Tenggelam di Pantai Batakan Baru Berlanjut
# Baca Juga :UPDATE Santri Tenggelam di Pantai Batakan Baru, Awalnya 2 Tenggelam Tapi Cuma 1 Bisa Diselamatkan
# Baca Juga :KRONOLOGI Santri Asal Banjarmasin Tenggelam di Pantai Batakan Baru, Polres Tala: Ombak Lumayan Besar
Sebagaimana diketahui, korban hilang tenggelam ketika sedang berenang di Pantai Batakan Baru, Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Saat itu, remaja warga Jalan Mahligai, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar tersebut, berenang bersama dua orang temannya.
Mereka berenang di area sekitar landmark baru Pantai Batakan Baru. Kala itu, gelombang di pantai berjarak 40 kilometer dari Kota Pelaihari tersebut cukup besar.
Sejak pekan lalu gelombang besar mulai terjadi seiring datangnya pasang besar air laut. Pasang besar mulai terjadi sore sekitar pukul 15.00 Wita.
Sekretaris Desa (Sekdes) Batakan Muhammad Anshari mengatakan pencarian masih terus berlanjut.







