Pencarian Santri yang Tenggelam di Pantai Batakan Gunakan Jaring dan Penyelam, Ortu Korban Masih Bertahan

PELAIHARI,KALIMANTANLIVE.COM – Pencarian terhadap santri asal Banjarmasin Muhammad Balya (17) yang diduga tenggelam di Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), terus berlanjut.

Pihak keluarga korban bersama relawan dan warga Batakan masih melanjutkan pencarian. Bahkan kali ini mulai menerapkan strategi baru yakni menggunakan jaring dan bantuan penyelam, Minggu (17/3/2024),.

BACA JUGA:
BREAKING NEWS Santri Asal Banjarmasin Tenggelam di Pantai Batakan Baru Tanah Laut

Satu orang penyelam membantu pencarian korban tenggelam adalah penyelam Muhammad Wahyudi (26) dari BPK 29 Alalak Berangas Barat, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Penyelaman tahap pertama dimulai sekitar pukul 10.30 Wita dan istirahat pada tengah hari sekitar pukul 12.55 Wita. Kemudian dilanjutkan lagi sekitar satu setengah jam setelahnya.

Wahyudi meyakini korban tenggelam masih berada tak jauh dari lokasi jatuh. Berdasar kemampuan spiritualnya, korban bergeser puluhan meter ke sisi utara.

Menurutnya pencarian terhadap korban tak kunjung membuahkan hasil hingga hari kesembilan dikarenakan jasad korban masih ditahan oleh ‘orang sebelah’ penunggu pesisir pantai setempat.