BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Kejahatan berbasis digital meresahkan masyarakat semakin marak seiring perkembangan teknologi informasi. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu waspada dan antisipasi ketika menerima informasi yang tidak jelas sumbernya.
Termasuk pada kejahatan perbankan yang biasa disebut social engineering atau soceng. Social engineering atau soceng merupakan penipuan dengan cara manipulasi psikologis.
Modus ini akan mencoba memengaruhi pikiran korbannya melalui bergai cara dan media yang persuasif dengan cara membuat korban senang atau panik sehingga korban tanpa sadar akan menjawab atau mengikuti instruksi pelaku, agar pelaku bisa mendapatkan informasi data pribadi atau akses yang diinginkan.

Beragam modus penipuan dengan modus soceng dapat ditemui saat ini, terbaru yang sedangmarak adalah dengan iklan undian palsu di media sosial Facebook dan Instagram yang mengatasnamakan Bank Kalsel.
Dengan mengatasnamankan bank ternama dan menjanjikan penawaran menggiurkan, nasabah secara tidak langsung dipengaruhi untuk memberikan data pribadi.








