Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor Sampaikan 4 Solusi Strategis Penanganan Karhutla 2024

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com- Gubernur Kalimantan Selatan H Sabirin Noor memaparkan langkah atau upaya yang telah dilakukan Pemprov Kalsel dalam penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Pemprov Kalsel telah menyiapkan empat langkah strategis di bidang penanggulangan bencana termasuk kabut asap akibat karhutla,” kata Gubernur Kalsel yang diwakili Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, Raden Suria FadliansyahRaden Suria Fadliansyah, di Banjarmasin, Kamis (21/3/2024).

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sahbirin pada pada Rakor Verifikasi Isu atau Masalah Kebakaran hutan dan Lahan yang digelar Menko Polhukam RI.

BACA JUGA:
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor: PAD Kalsel 2023 Lampaui Target, Makro Ekonomi Meningkat

Dalam paparannya Gubernur Kalsel menyampaikan, berdasarkan evaluasi penanganan karhutla 2023, untuk menghadapi karhutla, Pemprov Kalsel saat ini telah menyiapkan empat langkah strategi di bidang penanggulangan bencana termasuk kabut asap akibat karhutla.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyerahkan perlengkapan untuk mengatasi Karhutla kepada Tim Elang Darat, di Banjarbaru. (foto: adpim)

Pertama adalah penguatan regulasi, kedua peningkatan kapasitas SDM, ketiga peningkatan sarana dan prasarana peralatan dan keempat penguatan kerja sama.

“Berkaitan peningkatan peralatan sarana prasarana, saya telah memberikan atensi kepada SKPD terkait, untuk meningkatkan atau menambah infrastruktur di daerah rawan potensi karhutla,” jelasnya.

Menurut dia, semua SKPD terkait pada tahun 2024 seperti PUPR sudah memprogramkan banyak kegiatan seperti pembuatan tabat, normalisasi sungai dan pembangunan instruktur, serta terus melakukan edukasi dan sosialisasi mitigasi bencana.

“Alhamdulillah upaya penanganan karhutla di Kalsel sangat terbantu dengan kolaborasi bersama dengan TNI/POLRI , swasta, pemerintah pusat dan segenap elemen,” ucapnya.