BALANGAN, Kalimantanlive.com – Komisi III DPRD Kalsel meminta PT Adaro Indonesia melalui kegiatan pascatambang dan program CSR juga memperhatikan daerah di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Permintaan itu terungkap saat Komisi III DPRD Kalsel yang dipimpin Ketuanya H Sahrujani memantau kegiatan produksi Batubara dan reklamasi Pascatambang PT. Adaro Indonesia terhadap wilayah sekitar tambang di Paringin, Kabupaten Balangan, Jumat (22/03/2024).
BACA JUGA:
Ada Tambahan Sub Pajak Alat Berat, Komisi IV DPRD Kalsel Doakan Samsat Tabalong Bisa Lampaui Target
Sahrujani menyampaikan Komisi III cukup senang karena PT Adaro telah mengikuti semua regulasi pemerintah untuk menangani permasalahan pascatambang.
“Seperti yang telah dijelaskan oleh kawan-kawan PT Adaro bahwa mereka sudah mengikuti regulasi yang ada dan kawan-kawan di DPRD merasa cukup puas mendengarkan apa yang telah dijelaskan oleh kawan-kawan dari Adaro,” tutur politikus asal fraksi Golkar ini.
Pada kesempatan itu, Sahrujani juga menyampaikan masukan dari Komisi III DPRD Kalsel, bahwa Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) juga butuh perhatian khusus Adaro terutama program CSR.
“Saat ini memang CSR Adaro telah dialokasikan sesuai ketentuan, tapi ada salah satu daerah ring 1 yang harus lebih perhatikan. Ada kawan kita dari Komisi III Pak Horman memintakan agar di daerah lain yang ada di HSU juga mohon diperhatikan,” kata Sahrujani.







