BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA – Hujan cukup lama menyebabkan sejumlah kawasan di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (20/3/2022) terendam air.
Akibat hujan deras tersebut, banjir yang tak kunjung surut di Martapura dan sekitarnya kian bertambah parah. Sejumlah kawasan yang berada di dataran rendah pun terendam air cukup tinggi.
Kepala Desa (Pembakal) Tanjung Rema, Sahtam, menyebut sekitar 80 rumah warganya di Jalan Darussalam, Gang Aman dan gang sebelah, sudah terendam.
BACA JUGA:
Bank Kalsel Salurkan 1.000 Paket Sembako, Sentuhan Harapan Bagi Korban Banjir Kalimantan Selatan
“Ketinggian air bervariasi. Paling tinggi 50 sentimeter,” ujarnya.
Banjir juga merendam permukiman warga di Gang Disbun, Jalan Pangeran Abdurrahman, Kelurahan Keraton, Kota Martapura.
Permukiman di belakang Puskemas Martapura 2 itu terendam setinggi 20 sentimeter hingga airnya merembes ke wilayah Kelurahan Pesayangan.

Warga menduga air banjir yang meredam rumah mereka akibat dari luapan aliran Sungai Breman atau dahulu disebut Handil Jepang.
“Kalau air dari Sungai Martapura di Desa Pekauman meluap, air dari Sungai Bremen Sungai Sipai bertemu, banjirnya bakal lama surut,” ujar Sulaiman, warga Kelurahan Keraton.
Sekretaris Desa Pesayangan Barat, Muhammad Mukhtar, mengaku, rumahnya di bagian ruang tamu sudah kebanjiran.










