Bambang Dedi menyatakan, BPBD Kalsel juga dinilai perlu melengkapi Sarana dan Prasarana dan melaksanakan edukasi ke masyarakat dalam rangka mitigasi bencana gempabumi.
Pertama, diperlukan Alat diseminasi informasi gempabumi dan tsunami di setiap BPBD Kabupaten dan Kota berupa Warning Receiver Sistem, sehingga setiap informasi gempabumi dan tsunami akan diterima secara cepat oleh masyarakat.
BACA JUGA: BREAKING NEWS Gempa Magnitudo 6,1 di Tuban Getarannya Hingga ke Kota Banjarmasin
“Terpasangnya rambu-rambu serta jalur evakuasi menuju Tempat Evakuasi Akhir (TEA),” kata Bambang.
Terpasangnya penanda datangnya bahaya seperti sirine di sepanjang pantai Kalimantan Selatan.
“Dalam rangka edukasi juga disarankan Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami untuk masyarakat serta simulasi secara rutin, serta Edukasi kepada siswa sekolah serta simulasinya,” jelas Bambang Dedi.
Kalimantanlive.com/eep
Editor : elpian







