PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3APPKBPMD) Balangan menggelar rembuk stunting 2024, Senin (25/3/2024) di Aula Benteng Tundakan Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan.
Menurunkan angka stunting merupakan salah satu langkah untuk meraih bonus demografi 2045. Untuk Kabupaten Balangan sendiri, program stunting sering kali dilaksanakan dalam berbagai bidang.
# Baca Juga :Buka Bersama Balangan Coal dan PWI Balangan, Khairan: Kami Terbantu oleh Insan Pers
# Baca Juga :Dekatkan Diri ke Masyarakat, Polres Balangan Bagikan Takjil Kepada Pengguna Jalan
# Baca Juga :DPLH Balangan Kumpulkan Para Kepala Desa Lalu Sampaikan ProKlim, Apa Itu?
# Baca Juga :Warga Terima Bantuan Beras CPP, Bupati: Ditujukan untuk 7.094 Penerima di Kabupaten Balangan
Sejak tahun 2021, prevalensi stunting di Kabupaten Balangan mencapai 17,92 persen, yang sebelumnya pada tahun 2020 hanya mencapai 25,78 persen dan tahun 2022 dan akhir 2023 turun hingga 14,19 persen.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Balangan, H Abdul Hadi dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir Tuhalus.
Dengan kondisi pencapaian tersebut, menjadikan Kabupaten Balangan menjadi Kabupaten yang tajam penurunan angka stuntingnya.
Bupati Balangan optimis di akhir tahun 2024, Kabupaten Balangan bukan hanya memenuhi target penurunan angka stunting, tapi melampaui target tersebut yaitu di bahwa 14 persen.










