“Mungkin juga partai lain bisa menitip wakil untuk berkoalisi, yang jelas Partai Golkar akan mengusung sendiri calonnya, soal kalah menang diputuskan oleh hasil survei,” ujarnya.
Kata Supian HK, yang jelas nama-nama hasil survei bakal calon kepala daerah itu sudah diserahkan kepada DPP Partai Golkar.
“Jadi tidak ada intervesi dari pusat, setelah hasil survei nanti muncul akan ditanyakan lagi apakah sudah siap maju Pilkada,” tambahnya.
Sedangkan untuk nama-nama bakal calon bupati dan wali kota, lanjut Supian HK, Partai Golkar Kalsel juga sudah mengantongi sejumlah nama.
“Pak Ariffin Noor untuk Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar H Rusli dan Sandi, Kabupaten Batola Pak Mujiyat, Kabupaten HSU ada H Sahrujani, termasuk kita sendiri,” jelas Supian HK.
DPD Partai Golkar Kalsel juga mengantongi nama-nama bakal bupati di Kabupaten Tabalong, Balangan, HST, HSS, Tapin, Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.
“Untuk Kabupaten Tabalong ada pihak swasta, termasuk salah satu kepala dinas, Kabupaten Balangan berkoalisi dan terbuka untuk umum,” katanya.
Intinya, tambah Supian HK, Partai Golkar untuk Pilkada menyiapkan semaksimal mungkin bakal calon yang akan diusung, sedangkan di daerah yang kursi di dewan belum mencukupi akan berkoalisi.
Kalimantanlive.com/eep
editor: elpian










