Sedangkan Kepala Kementrian Agama Kotabaru, Dr H Ahmad Kamal S HI MAg menjelaskan, Lailatul Ijtima Kegiatan tersebut juga sebagai upaya untuk semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah khususnya di kalangan warga NU. Yang biasanya diisi dengan doa tahlil untuk para pendahulu.
“Lailatul Ijtima itu biasanya kita isi dengan doa tahlil untuk para pendahulu dari warga nadhiyin dan pengurus NU terdahulu maupun warga NU yang telah wafat,” Tambahnya.
Seperti diketahui, kegiatan Lailatul Ijtima yang menjadi tradisi warga NU dan Kegiatan tersebut juga dalam rangka mempererat silaturahmi.
“Lailatul Ijtima’ ini adalah malam kita berkumpul untuk mendapatkan dan menghidupkan Sunnah Nabi Rasulullah SAW untuk bertukar ilmu dan menambah ilmu kita supaya kita lebih dekat kepada Rasulullah,” tuturnya.(Kalimantanlive.com/Siti Rahmah)
Editor : NMD







