JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Ledakan hebat terjadi di gudang amunisi daerah (Gudmurah) Kodam Jaya TNI, Kampung Parung Pinang RT01/RW11, Dusun Ciangsana, Perbatasan Kabupaten Bekasi-Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/3/2024) petang.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto membeberkan dugaan penyebab kebakaran di Gudang Amunisi Daerah milik Kodam Jaya. Menurutnya, kebakaran amunisi terjadi karena gesekan amunisi kedaluwarsa.
Agus menilai amunisi-amunisi yang terbakar itu seharusnya bakal diledakkan atau di-disposal, tetapi masih menunggu tahap verifikasi.
# Baca Juga :Komsos TNI dan Appem Bersatu, Bupati Tanbu: Kolaborasi Solutif Atasi Permasalahan Daerah
# Baca Juga :Gubernur Kalsel Paman Birin Apresiasi Kerja Keras TNI Jaga Keamanan Banua
# Baca Juga :Besok, Prabowo Sapa Simpatisannya di Kota Banjarmasin, Bawaslu Kalsel: Ingat Jangan Libatkan ASN, TNI & Polri!
# Baca Juga :Sejumlah Pria Mabuk Serang dan Keroyok Anggota TNI, 1 Tewas dan 8 Bangunan di Jayapura Dibakar
“Karena ini kan sedang menunggu tahap-tahap (verifikasi) tadi itu, tetapi sebelum waktunnya di-disposal sudah meledak,” ucap Agus di sekitar lokasi, Minggu (31/3/2024).
“Ya masih dicari penyebabnya. Tapi untuk penyebab kemungkinan yang tadi saya sampaikan, gesekan (amunisi) karena labil tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, Kadispen TNI AD, Brigjen TNI Kristomei Sianturi, mengatakan ledakan terjadi tak lama setelah salat maghrib berlangsung yakni sekitar pukul 18.15 WIB dan berlangsung hingga beberapa jam.
Hingga sekitar pukul 20.10 WIB, kobaran api dan ledakan masih terus terdengar. Sianturi mengatakan petugas pemadam kebakaran hingga aparat TNI belum ada yang berani mendekat ke lokasi kejadian.
“Untuk sementara kita belum bisa mendekat lebih dekat lagi ke gudang amunisi karena masih terjadi ledakan, khawatirnya kita mendekat ada korban akibat ledakan tersebut,” kata Kristomei.









