PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Kebijakan baru digulirkan Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), H Syamsir Rahman guna melindungi masyarakat dari risiko serangan buaya.
Orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini melarang pengunjung Pantai Batakan Baru berenang. Pelarangan ini dikatakannya semata-mata demi keamanan atau keselamatan pengunjung.
Ia menegaskan objek wisata Pantai Batakan Baru di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, tetap dibuka seperti biasa. Cuma bermain-main di perairan laut setempat saja yang tidak diizinkan.
Hal itu dikarenakan adanya buaya yang terpantau muncul di perairan pesisir Pantai Batakan Baru, baru-baru ini. “Ada sembilan buaya kemarin yang terpantau,” sebut Syamsir.
Ia mengatakan itu saat wawancara dengan jurnalis seusai melakukan pemeriksaan personel gabungan Pam Hari Raya Idul Fitri 1445 H di halaman Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Rabu (3/4/2024) pagi.
Lebih lanjut Syamsir mengatakan biasanya pada hari kedua Idul Fitri kunjungan di Pantai Batakan Baru cukup banyak. Karena itu nanti di pesisir pantai setempat akan dipajangi pembatas, juga ada petugas yang berjaga.
Sebelumnya beredar video yang menyebar dari social chat yang memperlihatkan penampakan buaya berbadan besar berada dekat dermaga Pantai Batakan Baru.
Sekretaris Desa Batakan Muhammad Anshari mengatakan buaya tersebut terpantau muncul dekat dermaga wisata itu pada Senin sore kemarin sekitar pukul 16.00 Wita hingga petang.(kalimantanlive.com/syahza rei maghribbi)










