Kapolresta Banjarmasin Ijinkan Mapolresta Jadi Tempat Penitipan Mobil dan Motor Bagi Warga yang Mudik

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana A Martosumito mengijinkan Mapolresta menjadi tempat penitipan mobil dan motor bagi warga Banjarmasin yang mudik tak membawa kendaraannya.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Kombes Sabana A Martosumito saat gelar pasukan operasi kepolisian Ketupat Intan 2024 di Halaman Mapolresta Banjarmasin, Rabu (3/4/2024) sore.

Kombes Sabana juga mempersilahkan kepada masyarakat yang ingin mudik dan ingin menitipkan sepeda motor atau mobil ke Mapolresta Banjarmasin dan Polsek jajaran.

“Bagi warga yang mudik tidak menggunakan kenderaanya silahkan titipkan ke kantor kita,” pungkasnya.

Gelar pasukan operasi kepolisian Ketupat Intan 2024 dipimpin langsung Kapolresta Banjarmasin dan dihadiri Pejabat Utama (PJU) Polresta Banjarmasin dan para tamu undangan lainnya.

# Baca Juga :Hadapi Arus Mudik-Balik Idul Fitri 1445 H, Satpolairud Polresta Banjarmasin Lakukan Persiapan Ini

# Baca Juga :Satreskrim Polresta Banjarmasin Amankan 3 Pria Viral Minta Sumbangan ke Perkampungan Warga

# Baca Juga :Polresta Banjarmasin Sita 13.697 Butir Pil Ekstasi Tujuan Pontianak, Pelaku Dipancing via SMS

# Baca Juga :Polresta Banjarmasin Gagalkan Peredaran 13.697 Butir Pil Ekstasi Senilai Rp 5 M Lebih, 4 Kurir Diamankan

Dalam operasi Ketupat Intan tersebut, Polresta Banjarmasin menurunkan sebanyak 500 personil.

“Kalau dari TNI Polri itu 350 personil, 150 personil lainnya dari pemerintah Kota Banjarmasin, yaitu Dishub, Pramuka, Satpol PP, dan lainnya,” ujar Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmojo kepada awak media.

Selain menurunkan ratusan personel, pihaknya juga akan mendirikan sejumlah posko dibeberapa titik.

“Personel yang kita turunkan akan kita bagi di 6 posko yang kita dirikan. Seperti pos Pelayanan yang berada di samping Duta Mall, dan posko pengamanan di Bundaran Kayutangi. Kemudian posko Kilometer 6, dan terakhir di Pos Terpadu di Pelabuhan Trisakti,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang mudik dalam keadaan lelah agar bisa memanfaatkan posko tersebut untuk beristirahat disana.

“Jika masyarakat cape atau sakit bisa beristirahat ke posko itu, jangan di paksa nanti menjadi bahaya bagi kita maupun orang lain. Karena ada personel yang jaga didalam posko tersebut selama 24 jam,” jelasnya.