Jamaah Masjid Aolia melaksanakan salat idulfitri hari ini.
Dengan alasan itu, Kanwil Kemenag DIY memulai pendekatan dengan pemimpin Jemaah Masjid Aolia demi menjaga silaturahmi dan kondusivitas. Contoh implementasinya, gema takbir yang tak dikumandangkan pada malam Idulfitri oleh jemaah Masjid Aolia.
“Jadi terjaga, saling menghormati. Masih terjaga dengan baik. Pemerintah menghormati keputusan Mbah Benu dan jemaahnya, tapi insyaallah silaturahmi akan kita lakukan,” imbuhnya.
Klaim Jauhar, ormas seperti NU maupun Muhammadiyah juga menerima keberadaan jemaah Masjid Aolia. Di lain sisi, kata dia, kelompok ini memiliki tata cara ibadah persis NU.
“Cuma dalam hal ini (puasa dan Lebaran) mereka berbeda,” tuturnya.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/Fajarharapan.id







