Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat Tanah Bumbu untuk terus mengembangkan tema penting bagi daerah ini, yaitu “Melangitkan doa dengan ingin membahanakan hidayah baroqah Allah”.
Dia menekankan pentingnya menjadikan Tanah Bumbu sebagai serambi Madinah, tempat yang penuh berkah dan kemuliaan.
Salah satu gebrakan terbesar dalam perayaan ini adalah program SDSM (Satu Desa Satu Masjid), yang awalnya dimulai dengan konsep satu desa satu masjid dan kini telah berkembang menjadi satu desa seluruh masjid.
Bupati mengungkapkan bahwa 273 masjid di Tanah Bumbu kini menjadi pusat aktivitas keagamaan yang menggerakkan masyarakat siang dan malam. Lebih dari 52 ribu anak menghabiskan malam mereka di masjid, belajar agama, melakukan ibadah, bahkan menghafal Al-Quran.
“Ini adalah langkah besar menuju peningkatan spiritualitas dan kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu,” tandasnya.







