Wakil Rakyat Tala Sebut Pancasila Dimaknai Sebagai Referensi Kritik, Ini Maksudnya

PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Imam Kanapi kembali membaur bersama warga Kabupaten Tanah Laut (Tala), Minggu (7/4/2024) sore hingga petang.

Wakil rakyat yang berasal dari Tala ini menggelar acara buka puasa bersama (bukber) sekaligus melaksanakan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila.

# Baca Juga :VIDEO Pelepasan Mudik Gratis Ceria, Dapat Sangu dan Titipan, Pj Bupati Tala Janji Jemput Usai Lebaran 2024

# Baca Juga :TEROR BUAYA! Dispar Tala Pasang Plang Larangan Bermain Air dan Pembatas di Pantai Batakan Baru

# Baca Juga :Kajari Tala Bersama Staf Turun ke Jalan Bagi Takjil kepada Pengendara yang Lewat

# Baca Juga :Pj Bupati Tala Lantik dan Serahkan SK Honorer Jadi ASN, Syamsir Ingin PPPK Tidak Banyak Mengeluh

Bertempat di sebuah rumah makan yang berada di kawasan kaki perbukitan di Karang Jawa, Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana keakraban.

Warga terpantau begitu antusias. Mereka terlihat begitu seksama memperhatikan dan menyimak paparan narasumber bertema penguatan kebangsaan.

Ada dua narasumber yang dihadirkan yaitu Ikhwan Khariri, anggota DPRD Tala tiga periode yang juga menjabat ketua DPC PKS Tala. Lalu, Kapten Wahyu dari Kodim 1009/Tanah Laut.

Pada forum itu, Ikhwan pada intinya menegaskan bahwa Pancasila menjadi referensi penting dalam berbangsa dan bernegara. Di lingkup PKS, Pancasila bahkan dimaknai dalam dua hal.

Selain merupakan dasar negara, Pancasila juga dimaknai sebagai referensi kritik. Maksudnya adalah manakala penyelenggaraan pemerintahan ada yang tidak sesuai dengan Pancasila, maka harus dikritik untuk mengingatkan pemerintah.