Pemantauan Hilal di Kalsel Tertutup Awan, Muhammad Tambrin: 1 Syawal Tunggu Sidang Isbat Kemenag RI

Yang dimana, kata dia, hasil pantauan hilal tersebut kemudian dilaporkan dalam sidang isbat yang digelar Kemenag RI.

“Kemungkinan sangat besar tidak ada perbedaan. Alhamdulilah berbahagia lah kita umat muslim, bersama merayakan idul fitri,” jelasnya.

BACA JUGA: 25 Ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1445 H Lebaran 2024, Cocok Dikirim via WhatsApp

Berdasarkan Kriteria Imkanurrukyat MABIMS terbaru, yaitu tinggi hilal 3° dan sudut elongasi 6,4°, hasil itu ditetapkan berdasarkan Surat Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam tanggal 25 Februari 2022.

Sehingga sesuai kriteria Imkanur Rukyat MABIMS Baru yang digunakan oleh Pemerintah Republik Indonesia, maka kondisi hilal awal Syawal 1445 telah terpenuhi.

Dalam kondisi seperti ini, maka secara teori Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H bertepatan pada tanggal 10 April 2024 M. Namun penentuan kepastian penetapan awal Syawal sangat bergantung pada laporan pemantauan hilal di seluruh Indonesia. Namun penetapan awal syawal 1445 H menunggu Keputusan Pemerintah RI (Menteri Agama RI) setelah pelaksanaan Sidang Itsbat Kementerian Agama RI.

Kalimantanlive.com/Ilham
Editor: elpian