Bagi yang meragukan Al-Qur’an maka sejatinya adalah manusia yang sudah dicuci otaknya oleh budaya-budaya barat.
“Al-Qur’an harus dibumikan bukan dikebumikan,” tegasnya.
BACA JUGA:
Jelang Hari Raya Idulfitri 1445 H, Lapak Penyedia Pertukaran Uang di Banjarmasin Raup Untung Jutaan
Salah seorang jamaah yang hadir, Diah (50) mengaku mengucapkan beribu syukur karena diberi kesempatan bertemu dengan Idul Fitri kembali.
“Alhamdulillah, bertemu lagi dengan Ramadhan dan Idul Fitri, mudah-mudahan tahun-tahun selanjutnya masih bisa bertemu,” katanya.
Ia pun menyukai materi khotbah kali ini, karena telah mengingatkan bahwa sebagai umat muslim wajib mengamalkan Al-Qur’an.
“Ini menjadi pengingat untuk kita semua, bahwa yang bisa menolong kita di akhirat adalah dengan membaca, mengajarkan, dan mengamalkan Al-Qur’an,” tutupnya.
Kalimantanlive.com/Lina
Editor: elpian







