Niat Puasa Syawal
Tidak ada yang berbeda tata cara puasa Syawal dengan puasa Ramadhan maupun puasa sunah pada umumnya. Perbedaan hanya niat yang dibacakan tentunya berbeda dengan niat puasa lainnya.
نَوَيْتُصَوْمَغَدٍعَنْأَدَاءِسُنَّةِالشَّوَّالِلِلهِتَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”
Doa Buka Puasa
Saat adzan Maghrib berkumandang segera-lah untuk berbuka puasa. Diawali dengan meminum segelas air putih dan memakan kurma sambil membaca basmalah.
Lanjutkan dengan membaca doa buka puasa dan menyantap menu makanan.
اَللّهُمَّلَكَصُمْتُوَبِكَآمَنْتُوَعَلَىرِزْقِكَأَفْطَرْتُبِرَحْمَتِكَيَااَرْحَمَالرَّحِمِيْنَ
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.”
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber









