“Yang bersangkutan diduga terlibat pembantaian terhadap masyarakat pendulang emas di Kali I pada 16 Oktober 2023 dengan korban masyarakat sipil sebanyak 13 orang meninggal dunia, 1 orang luka-luka dan 2 orang lainnya tidak ditemukan serta terakhir terlibat dalam penembakan Pesawat Wings Air di bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo pada tanggal 17 Februari 2024,” tutur Bayu.
Selain menembak mati dua anggota KKB itu, kata Bayu, pihaknya juga menangkap enam orang lain yang diduga merupakan anggota KKB aktif.
Disampaikan Bayu, saat ini keenam anggota KKB itu telah diamankan di posko Operasi Damai Cartenz wilayah Yahukimo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Selain itu, sejumlah barang bukti juga turut disita. Di antaranya, lima buah parang, satu pucuk senapan angin, dua buah busur panah, satu bilah pisau dengan gagang berwarna merah, satu bilah samurai dengan sarung terbuat dari kayu berwarna merah, satu bilah pisau, handphone berbagi jenis serta aksesoris lainnya yang bermotif Bintang Kejora.
Lebih lanjut, Bayu menyebut penindakan yang dilakukan oleh Satgas Damai Cartenz ini merupakan peringatan keras kepada KKB agar menghentikan tindakan-tindakan gangguan keamanan di Tanah Papua.
“Tindakan Satgas Damai Cartenz ini memberikan pesan yang kuat kepada para pelaku kejahatan dalam hal ini KKB bahwa tindakan mereka tidak akan ditoleransi dan akan dihadapi dengan tindakan hukum yang tegas,” ujarnya.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber







