PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Seperti telah diprediksi sejumlah pihak, pada hari pertama Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah pada Rabu kemarin hingga Jumat (12/4/2024) hari ini kunjungan di Pantai Batakan Baru cukup banyak.
Seolah para pengunjung tak begitu menghiraukan hebohnya berita tentang kemunculan buaya di objek wisata berjarak 40 kilometer dari Kota Pelaihari tersebut.
# Baca Juga :Hari Raya Pertama, Warga Kalbar Diserang Buaya Muara saat Ambil Wudhu, Begini Kondisinya
# Baca Juga :Alat Jebak Apung Dipasang di Sungai Tanjung-Batakan, BKSDA: Cepat Lapor Jika Buaya Terperangkap
# Baca Juga :TEROR BUAYA! Dispar Tala Pasang Plang Larangan Bermain Air dan Pembatas di Pantai Batakan Baru
# Baca Juga :Pj Bupati Tanah Laut Sebut Ada 9 Buaya di Batakan, Wisata Pantai Tetap Buka Tapi Pengunjung Dilarang Berenang
Sejumlah pengunjung bahkan me dekati garis pantai. Bahkan ada juga yang nekat bermain air walau pun telah ada papan-papan imbauan yang dipajang di beberapa tempat di pantai tersebut.
Namun memang mereka yang nekat bermain air, posisinya tidak jauh dari pesisir daratan.
Hanya sekitar satu atau dua meter saja, tapi hal demikian juga tetap tidak diperkenankan oleh Pemkab Tala guna menghindari hal tak diinginkan.
Sejak Kamis pekan lalu Dinas Pariwisata (Dispar) Tala dibantu aparat kepolisian memajang pelang bertuliskan Awas Ada Buaya tersebut.
Selain itu juga ditulis kalimat yang intinya melarang pengunjung bermain air atau berenang. Tali rafia juga telah dipasang di sepanjang garis pantai Batakan Baru tersebut.
Plt Kepala Dispar Tala Muhammad Syahid mengakui beberapa pengunjung Pantai Batakan Baru memang masih ada yang bermain air.







