25 Provinsi Berpotensi Dilanda Hujan Petir Sabtu 13 April 2024, BMKG: Kalimantan Selatan Waspada Cuaca Ekstrem

KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk 25 wilayah di Indonesia, Sabtu (13/4/2024).

BMKG lewat laman resminya bmkg.go.id mengatakan, sejumlah daerah waspada cuaca ekstrem berupa hujan lebat, disertai petir dan angin kencang.

# Baca Juga :Prakiraan Cuaca 33 Kota Besar Jumat 12 April 2024, BMKG: Banjarmasin dan Palangkaraya Hujan Ringan

# Baca Juga :Prakiraan Cuaca 33 Kota Besar Kamis 11 April 2024, BMKG: Banjarmasin dan Palangkaraya Hujan Ringan

# Baca Juga :Info Cuaca 33 Kota Besar Selasa 9 April 2024, BMKG : Jakarta Pusat Berawan, Banjarmasin Waspada Hujan Petir

# Baca Juga :Prakiraan Cuaca 33 Kota Besar Senin 8 April 2024, BMKG: Jakarta Pusat Cerah, Banjarmasin Waspada Hujan Petir!

Menurut BMKG, sejumlah wilayah seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur berpotensi dilanda cuaca ekstrem, hari ini.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kep. Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kep. Bangka Belitung
Lampung
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku
Papua Barat
Papua

Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:

Nusa Tenggara Barat.

Pemicu Hujan Petir

BMKG mengatakan, sirkulasi siklonik terpantau di perairan Jawa Timur, di Laut Arafuru selatan Papua dan Samudera Pasifik utara Papua yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di Perairan Timur jawa Timur, Jawa tengah hingga Jawa barat, Samudera Hindia utara Papua, PNG bagian selatan Hingga Papua bagaian Selatan.

Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang di Sulawesi bagian tengah dan Maluku hingga Papua Barat, Selat Bali, dan Laut Maluku.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/bmkg.go.id