“Supaya tidak membludak, kami ada membuka beberapa jalan keluar,” sambungnya.
Adapun mekanisme parkir di Ramayana sendiri, tuturnya ketika keluar harus menunjukkan kartu karcis.
“Di sini kami ber-enam, jadi bagi-bagi tugas, kalau saya khusus untuk mengambil karcis, jadi pengunjung harus menunjukkan karcisnya dulu ke saya sebelum keluar,” katanya.
Apabila karcis tersebut hilang, maka pengunjung selaku pemilik kendaraan harus menunjukkan STNK sebagai bukti kepemilikan.
“Di sini kami memang lumayan ketat, untuk menghindari kejadian-kejadian yang tak diinginkan,” tegasnya.
Tak hanya mengatur kendaraan, di parkiran tersebut juga menyediakan tempat penitipan barang dan helm demi kenyamanan dan keamanan pengunjung.







