BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Minggu lalu, Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula menemukan kebocoran pipa transmisi air baku di area Sei Landas, Desa Mandikapau, Kabupaten Banjar. Hal ini membuat mereka melakukan perbaikan dengan segera, meskipun tetap memperhatikan ketersediaan air bersih bagi pelanggan.
Kepala BPAM Banjarbakula, Muhammad Berty Nakir mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mengidentifikasi sambungan pipa transmisi GRP 1200 mm yang pecah. Tentu saja masalah ini memerlukan penanganan yang cepat dan efektif agar pasokan air bersih tetap terjamin.
# Baca Juga :Air Bersih ke Martapura dan Banjarbaru Bakal Macet, Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Bocor
# Baca Juga :Terkait Pembangunan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan, BPAM Banjarbakula Lakukan Studi Kelayakan
# Baca Juga :BPAM Banjarbakula Siapkan Tangki 5 Ribu Liter Hari “H” Haul ke-18 Guru Sekumpul
# Baca Juga :SPAM Banjarbakula Tahap II Suplai Air ke Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Tanahlaut
“Untuk memastikan pelanggan tetap dapat memperoleh air bersih selama proses perbaikan berlangsung, BPAM Banjarbakula bersama PTAM Intan Banjar mengambil inisiatif untuk membuka kembali pintu intake air baku milik PTAM Intan Banjar yang mengakses dari jaringan irigasi Riam Kanan,” kata Berty, Jumat (12/4/2024).
Oleh karena itu, untuk dapat mengakses ini, BPAM Banjarbakula mengirim surat kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III sebagai regulator pemanfaatan air permukaan.
“Pihak BWS Kalimantan III secara prinsip menyetujui kegiatan tersebut, dan tindak lanjutnya adalah pembukaan pintu intake di Pinus pada Senin, 8 April 2024, serta membuka valve jaringan pipa transmisi air baku jenis HDPE diameter 300 mm dari intake PTAM Intan Banjar untuk Water Treatment Plant (WTP)/Instalasi Pengolah Air 250 liter/detik,” ujarnya.
Saat Perbaikan Pipa Bocor, BPAM Banjarbakula Pastikan Ketersediaan Air Bersih untuk Pelanggan







