MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Sebanyak 2 orang warga ditemukan meninggal dunia dan 2 orang lainnya selamat setelah tragedi tersambar petir di kawasan Waduk Riam Kanan, Desa Bunglai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (13/4/2024) lalu.
Sementara itu 2 yang dinyatakan selamat langsung dilarikan ke Rumah Sakit Banjarbaru untuk mendapat perawatan medis.
Sebelumnya, Basarnas Banjarmasin bersama tim gabungan mengevakuasi tiga orang korban dan seorang lain yang ditemukan belakangan usai dilakukan pencarian akibat disambar petir saat memancing di Waduk Riam Kanan.
# Baca Juga :Danramil di Papua Tewas Ditembak OPM, Jenezahnya Ditemukan di Jalan dengan Kondisi Mengenaskan
# Baca Juga :Kecelakaan Maut di KM 58 Tol Cikampek, GranMax dan Terios Terbakar 12 Orang Tewas di TKP
# Baca Juga :Kecelakaan Maut di Desa Sungai Jelai Tanah Laut, Korban Tewas Warga Bawahan Selan Kabupaten Banjar
# Baca Juga :FAKTA-Fakta Serangan Mengerikan di Moskow Rusia Tewaskan 137 Orang, Benarkah ISIS Terlibat?
Kepala Basarnas Banjarmasin, Al Amrad di Banjarmasin, Minggu (14/4/2024) dini hari, mengatakan total korban sebanyak empat orang diduga tersambar petir saat memancing ikan.
“Tiga orang sudah dievakuasi, sedangkan satu korban lainnya diduga tenggelam di sekitar Waduk Riam Kanan,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari Antara.
Dia menjelaskan berdasarkan keterangan warga, empat korban tersebut memancing di lanting daerah Vilak Vilak, pada Sabtu (13/4/2024) malam.
“Tak lama kemudian keempat korban tersambar petir. Awalnya ada dua korban yang dilarikan ke rumah sakit terdekat, sementara dua korban lainnya hilang diduga tenggelam di waduk,” ujar dia pula.
Setelah menerima informasi dua korban hilang, kata dia, Basarnas Banjarmasin mengerahkan personel dan langsung melakukan pencarian di sekitar Waduk Riam Kanan.
Lebih lanjut, Al Amrad menuturkan sekitar pukul 00.10 Wita, tim gabungan menemukan jasad korban atas nama Sholihin yang terdampar sekitar 20-30 meter dari tempat memancing atau TKP.
Ia mengatakan, saat ini personel masih berusaha mencari satu korban lainnya yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan dari Basarnas Banjarmasin, kepolisian, dan masyarakat menyisir di sekitar lokasi kejadian.
“Kami masih melakukan pencarian hingga tengah malam, semoga korban yang satu lagi segera ditemukan,” ujar Al Amrad.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/kalselpost.com










