“Terima kasih atas penyambutan dan fasilitas yang diberikan selama kami di sini, kedatangan kami disini adalah dalam rangka mempersiapkan kejuaraan internasional,” ujarnya.
Asgaf menjelaskan, sejak akhir tahun 2023, pihaknya sudah berkomunikasi dengan rekan-rekan di Dispora, melalui FASI Kabupaten Kotabaru dan bersedia untuk melaksanakan sebuah event.
BACA JUGA:
Bupati Kotabaru Serahkan Bansos di Pulau Laut Tengah, Ada Dana Rp 437 Juta untuk Keperluan Ini
“Makanya, kami mencoba mengajukan ke Federasi Aero internasional satu event seri, dimana nanti akan bersamaan kejuaraan nasional gantole dan akan ada cabang yang dilaksanakan kurang lebih tujuh hari,” ucapnya.
Asgaf menegaskan, perlu ada gerakan cepat dan berharap kegiatan ini bisa sukses ke depan.
“Sejauh saya menilai infrastruktur yang ada baik jalan menuju lokasi, termasuk tempat take offnya sudah 90 persen. Kemudian take off sebelah kiri sedikit ada pembersihan kurang lebih 20 menit turun kebawah sehingga ketika arah mata angin berubah dari barat, timur dan utara bisa dimanfaatkan juga,” jelasnya..
Sementara itu, Kepala Disporabudpar mengatakan pihaknya banyak belajar dari Asgaf tentang bagaimana nanti persiapan Kotabaru sebagai tuan rumah.
“Para atlet yang datang dari DKI Jakarta, Bogor, Bandung dan Yoyakarta serta atlet lainnya dari seluruh indonesia, juga siswa-siswi atlet paralayang Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.
Pelaksanaan eksibisi paralayang dan gantole tahun 2024 dilaksanakan kurang lebih selama 6 hari dimulai dari tanggal 11-17.
“Peserta berasal dari beberapa daerah di luar provinsi, kemudian terdapat 12 siswa-siswa yang aktif melaksanakan kegiatan paralayang dan siswa-siswi ini adalah asli lokal Kotabaru yang saat ini dididik yang diharapkan nantinya bisa mengikuti kejuaraan di level provinsi maupun di level internasional,” jelasnya.
Kalimantan live.com/Siti Rahmah
Editor: elpian







