Pemkab Tabalong Bakal Kembangkan Lima Desa Jadi Agrowisata Hortikultura, Ini Lokasi-lokasinya

TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kabupaten Tabalong bakal mengembangkan kawasan pedesaan di dua kecamatan menjadi desa agrowisata hortikultura.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Tabalong, Arianto usai rapat audensi persiapan ke Kementrian Bappenas dan Kemendes PDTT di Ruang Rapat Kepala Bappedalitbang setempat, Selasa (16/4/2024).

# Baca Juga :Hari Pertama Kerja, Pj Bupati Tabalong Minta OPD Secepatnya Selesaikan Pekerjaan dan Jangan Molor

# Baca Juga :Kadis Kominfo Tabalong Harap Pawai Takbiran Keliling Jadi Modal Bina Generasi Muda yang Berakhlak

# Baca Juga :Korpri Tabalong Siapkan Angkutan ‘Babulik Gratis’ Khusu ASN, Kouta 100 Orang

# Baca Juga :Mau Mudik Lebaran Aman dan Nyaman? Ini Tips Mudah dari Kasatlantas Polres Tabalong

Arianto mengatakan setidaknya ada lima desa bakal dikembangkan yang ada yakni di Kecamatan Haruai, yaitu Desa Lok Batu, Catur Karya dan Kembang Kuning.

Berikutnya di Kecamatan Upau ada Desa Masingai I dan Masingai II dengan luasan lahan hampir ribuan hektare diajukan masuk dalam program kawasan pedesaan Prioritas Nasional 2025.

“Luasa lahan di lima desa ini ada sekitar 9.600 hektare dengan tema kawasan agrowisata hortikultura,” katanya.

Menurutnya, bahwa hal ini dilakukan guna upaya pemerintah guna pengembangan perkebunan hortikultura dengan potensi ini.

“Ini sudah satu hamparan dan sudah eksis dengan masalah agro sehingga kita kembangkan agar terintergrasi,” ujar Arianto.

Diketahui, lima desa yang bakal dikembangkan menjadi kawasan agrowisata hortikultura ini sebelumnya juga telah dicanangkan sebagai 10 kampung hortikultura sejak 2022 silam.