Gila! Hanya untuk Sebuah Festival Perang Air, 287 Orang di Thailand Tewas dan 2.060 Luka-luka

BANGKOK, KALIMANTANLIVE.COM – Festival Songkran di Thailand diwarnai dengan duka. Sepanjang 6 hari perayaan, sebanyak 287 orang tewas.

Dikutip dari Bangkok Post pada Kamis (18/4/2024), Festival Songkran yang dirayakan mulai 11-16 April mencatatkan momen istimewa Buat awal kalinya festival tahun baru Thailand dengan perang air itu berpredikat selaku Web Peninggalan Dunia Takbenda UNESCO.

# Baca Juga :Mitsubishi Luncurkan Xpander Hybrid dan Xpander Cross Hybrid di Thailand, Segini Harganya

# Baca Juga :Dosen Peneliti Limbah dan 70 Mahasiswa dari Thailand Ikut Seminar di Politala, Ini yang Dibahas

# Baca Juga :Hasil MotoGP Thailand 2023, Martin Juara, Bagnaia Kedua, Brad Binder Kena Hukuman

# Baca Juga :Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2023, Menang, Martin Perpendek Poin dengan Pecco Bagnaia

Sayangnya, perayaan itu bernoda. Menteri Pembelajaran Permpoon Chidhob mengumumkan kalau terdapat kabar 1.811 musibah yang terjalin semenjak bertepatan pada 11-16 April. Mayoritas merupakan pekerja yang kembali dari Festival Songkran, sebagian kecil merupakan wisatawan

Menteri Dalam Negeri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan sebanyak 2.060 orang juga mengalami luka-luka.

Ratusan orang ini meninggal dunia imbas kecelakaan yang terjadi selama 11-17 April. Dalam rentang waktu yang bertepatan dengan festival Songkran itu, tercatat ada 2.044 kecelakaan lalu lintas di Thailand.

Bangkok Post menyebut, kecelakaan paling banyak terjadi di Provinsi Chiang Rai, yang mencatat sebanyak 82 kecelakaan dan 17 korban jiwa.

Charnvirakul mengatakan jumlah kecelakaan ini sebetulnya berkurang jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun, korban kecelakaan justru mencatat sebaliknya alias naik signifikan dibanding tahun 2023.